Daftar Blog Saya

Selasa, 07 Juli 2015

Membangunkan Kembali Federal Alpenz Peak


Sore itu entah kenapa perasaanya pengen banget jalan-jalan ke pengepulan besi bekas didekat rumah. Sebelum berangkat ternyata teman goes ada yang ngajakin juga kesana. Setelah nunggu beberapa menit Escha dan Budi Norton datang kerumah naik motor, tumben banget meraka motoran hehehe. Setelah ngobrol singkat kita langsung cus berangkat ke pengepulan barang bekas, yang biasa kita sebut rongsokan.
Cukup 5 menit kita sudah sampai dilokasi. Tumpukan besi menggunung didepan mata, dari besi rangka sepeda sampai mobil pun ada tapi tidak ada yang menarik dimata dan hati kami. Kaki coba melangkah kebelakang, tepatnya ditempat istirahat para pekerja. Pandangan langsung menangkap sepeda berwana biru kusam tanpa roda dipojokan. Setelah didekati, dalam hati langsung bilang ini sepeda bagus meskipun kondisinya cukup menyedihkan. Tanpa babibu langsung mencari pemilik dan bayar tanpa nego,karena aslinya sudah ditawarkan dengan harga murah.


Sesampai dirumah dan telah dibersihkan kemudian langsung berburu merek dan serinya. Cukup susah karena cuma bermodal nomer seri FC31A53535 yang berada dibawah BB, serta DO vertilal, fork Tange japan chromoly, groupset Shimano 300LX, double bidon. Setelah tanya kesana-sini kesimpulannya berujung pada sepeda Federal Alpenz Peak. Entah benar atau salah, tapi saya yakin itu AP hehehhe.
Sepeda dengan ukuran frame C to C sepanjang 17” ini cukup lama dalam pembangunannya, karena menurut saya kasian kalau dikasih spare part yang biasa. Hal itu dikarenakan groupset bawaan sepeda sudah lumayan tinggi,yaitu Shimano LX300. Jadi perburuan spare part harus diatas LX kalau bisa hehehehe.
Pekerjaan pertama yang dilakukan yaitu menyerahkan frame sepeda ke tukang cat langganan. Sambil menunggu pengecatan, perburuan spare part dimulai. Yang pertama dicari yaitu seatpost karena ukuran seatpostnya cukup langka,yaitu 26.8mm. Setelah seatpost didapat dari seller di Surabaya lanjut ke perburuan groupset. Groupset pilihannya jatuh ke Shimano SLX 10speed, dan ternyata tidak ada toko yang jual di Purwokerto pada saat itu jadi harus beli ke Jogja. Untuk urusan whellset dan kopkit masih bisa didapat dari toko di Purwokerto. Wheelset cukup menggunakan rim Araya TM840F dan hub Shimano Parallax.
Setelah menunggu cukup lama untuk pengecatan dan perburuan spare part akhinya sepeda Federal ini bangun juga dari kubur. Lanjut ke test ride untuk muter-muter kota, uphill ke Baturaden dan XC ringan di desa-desa. Setelah melakukan testride kesimpulannya menurut saya, sepeda Federal ini cukup enak dan ringan,terutama kalau dipake untuk XC dan uphill. Tetapi kalau dipake dijalan dataran dan panjang kurang begitu nyaman, dan lebih enak menggunakan sepeda Federal StreetCat yang saya punya.
Spesifikasi
·         RD Shimano SLX M675 10 speed
·         Sprocket Shimano Deore 11-36 10 speed
·         Shifter Shimano SLX M670 10 speed
·         Crank Shimano XT M730 single 36T
·         Brake lever Shimano Deore M590
·         V-Brake Shimano Alivio M431
·         Hub & Free Hub Shimano Parallax M60
·         Rim Araya TM840F
·         Seatpost Kalloy 26,8mm
·         Sadel Velo Giant
·         Headset Tange Japan
·         BB Neco
·         Stem Giant
·         Handgrip Giant
·         Flatbar kalloy
·         Ban Maxxis High Roller 26x1.90

2 komentar:

  1. ALPENZ PEAK Forknya tidak begitu. Kemungkinan itu bukan Alpenz Peak.

    BalasHapus
  2. cara mencari tau ukuran seatpostnya gimana min ?

    BalasHapus