Sore
itu entah kenapa perasaanya pengen banget jalan-jalan ke pengepulan besi bekas
didekat rumah. Sebelum berangkat ternyata teman goes ada yang ngajakin juga
kesana. Setelah nunggu beberapa menit Escha dan Budi Norton datang kerumah naik
motor, tumben banget meraka motoran hehehe. Setelah ngobrol singkat kita
langsung cus berangkat ke pengepulan barang bekas, yang biasa kita sebut
rongsokan.
Cukup
5 menit kita sudah sampai dilokasi. Tumpukan besi menggunung didepan mata, dari
besi rangka sepeda sampai mobil pun ada tapi tidak ada yang menarik dimata dan
hati kami. Kaki coba melangkah kebelakang, tepatnya ditempat istirahat para pekerja. Pandangan langsung menangkap sepeda berwana biru kusam tanpa roda dipojokan. Setelah didekati,
dalam hati langsung bilang ini sepeda bagus meskipun kondisinya cukup
menyedihkan. Tanpa babibu langsung mencari pemilik dan bayar tanpa nego,karena
aslinya sudah ditawarkan dengan harga murah.
Sesampai
dirumah dan telah dibersihkan kemudian langsung berburu merek dan serinya. Cukup
susah karena cuma bermodal nomer seri FC31A53535 yang berada dibawah BB, serta DO
vertilal, fork Tange japan chromoly, groupset Shimano 300LX, double bidon. Setelah
tanya kesana-sini kesimpulannya berujung pada sepeda Federal Alpenz Peak. Entah
benar atau salah, tapi saya yakin itu AP hehehhe.
Sepeda
dengan ukuran frame C to C sepanjang 17” ini cukup lama dalam pembangunannya,
karena menurut saya kasian kalau dikasih spare part yang biasa. Hal itu
dikarenakan groupset bawaan sepeda sudah lumayan tinggi,yaitu Shimano LX300. Jadi
perburuan spare part harus diatas LX kalau bisa hehehehe.
Pekerjaan
pertama yang dilakukan yaitu menyerahkan frame sepeda ke tukang cat langganan. Sambil
menunggu pengecatan, perburuan spare part dimulai. Yang pertama dicari yaitu seatpost
karena ukuran seatpostnya cukup langka,yaitu 26.8mm. Setelah seatpost didapat
dari seller di Surabaya lanjut ke perburuan groupset. Groupset pilihannya jatuh
ke Shimano SLX 10speed, dan ternyata tidak ada toko yang jual di Purwokerto
pada saat itu jadi harus beli ke Jogja. Untuk urusan whellset dan kopkit masih
bisa didapat dari toko di Purwokerto. Wheelset cukup menggunakan rim Araya
TM840F dan hub Shimano Parallax.
Setelah
menunggu cukup lama untuk pengecatan dan perburuan spare part akhinya sepeda
Federal ini bangun juga dari kubur. Lanjut ke test ride untuk muter-muter
kota, uphill ke Baturaden dan XC ringan di desa-desa. Setelah melakukan testride
kesimpulannya menurut saya, sepeda Federal ini cukup enak dan ringan,terutama
kalau dipake untuk XC dan uphill. Tetapi kalau dipake dijalan dataran dan
panjang kurang begitu nyaman, dan lebih enak menggunakan sepeda Federal
StreetCat yang saya punya.
Spesifikasi
·
RD Shimano SLX M675 10 speed
·
Sprocket Shimano Deore 11-36 10 speed
·
Shifter Shimano SLX M670 10 speed
·
Crank Shimano XT M730 single 36T
·
Brake lever Shimano Deore M590
·
V-Brake Shimano Alivio M431
·
Hub & Free Hub Shimano Parallax M60
·
Rim Araya TM840F
·
Seatpost Kalloy 26,8mm
·
Sadel Velo Giant
·
Headset Tange Japan
·
BB Neco
·
Stem Giant
·
Handgrip Giant
·
Flatbar kalloy
·
Ban Maxxis High Roller 26x1.90



ALPENZ PEAK Forknya tidak begitu. Kemungkinan itu bukan Alpenz Peak.
BalasHapuscara mencari tau ukuran seatpostnya gimana min ?
BalasHapus